absolutely me…

just as 'lil bit documentation about me and arounds

Analisis Desain Layer June 28, 2008

Filed under: Tugas Akhir IMK — nettylaora @ 5:37 am

Dari suatu rancangan desain yang baik, seharusnya produsen bisa mencapai tujuan yang ingin dicapai atas penawaran produk yang ditawarkan dan bisa menjawab kebutuhan dari pengguna yang dalam hal ini sebagai konsumen. (more…)

 

faktor HCI yang lain June 28, 2008

Filed under: Tugas Akhir IMK — nettylaora @ 5:27 am

  • User compatibility

Aspek ini membahas kesesuaian tampilan dengan karakteristik pengguna. Karena berbeda pengguna bisa jadi kebutuhan tampilannya berbeda. Misalnya, jika aplikasi diperuntukkan bagi anak-anak, maka jangan menggunakan istilah atau tampilan orang dewasa. (more…)

 

Kajian Umum June 28, 2008

Filed under: Tugas Akhir IMK — nettylaora @ 5:25 am

Website ini merupakan situs yang bertujuan memberitahukan kepada pengguna perihal keberadaan produk yang dihasilkan. Sehingga hal yang perlu diperhatikan dalam menyajikan website ini adalah kepuasan pelanggan yang dicapai setelah berinteraksi dengan website ini, baik melakukan pembelian atau hanya melihat informasi mengenai produk dan informasi lainnya. (more…)

 

User Interface June 28, 2008

Filed under: Tugas Akhir IMK — nettylaora @ 5:23 am

Aspek user interface sangat penting untuk diperhatikan dalam penyajian suatu halaman website. Karena jika tampilan yang dilihat oleh pengguna tidak menarik bahkan membingungkan maka pengguna pun menjadi enggan untuk melakukan banyak aktivitas pada website tersebut. (more…)

 

Computer Literacy, System Experience, Web Page Considerations, Application Experience, Task Experience, Native Language and Culture June 28, 2008

Filed under: Tugas Akhir IMK — nettylaora @ 4:17 am
  • <!–[if gte vml 1]> <![endif]–><!–[if !vml]–><!–[endif]–>Computer Literacy

Dalam pengembangan suatu website salah satu hal yang harus diperhatikan adalah kemampuan user dalam menggunakan komputer. Website biasanya dirancang untuk seluruh lapisan masyarakat sehingga mudah digunakan bahkan oleh pengguna tingkat pemula sekalipun. Website ini dirancang sangat sederhana sehingga mudah untuk digunakan oleh pengguna tanpa keahlian khusus. (more…)

 

Learnability, Throughput,Throughput, Attitude June 28, 2008

Filed under: Tugas Akhir IMK — nettylaora @ 4:15 am
  • Learnability

Jika dikaji berdasarkan aspek Kemampuan Pembelajaran (learnability) yang merupakan bagian dari usability maka website ini bisa dikatakan cukup baik. Baik karena lumayan mudah untuk dipelajari walau dengan desain yang sangat sederhana dan belum bisa membuat pengguna merasa puas. (more…)

 

User Experience June 28, 2008

Filed under: Tugas Akhir IMK — nettylaora @ 3:57 am

Saat pertama kali masuk dan menemukan tampilan halaman utama (Home) seperti gambar berikut, pengguna bisa saja merasa tidak tertarik dan mengambil keputusan untuk segera meninggalkan website ini. Tapi jika pengguna memiliki waktu yang banyak, maka dia akan berusaha untuk masuk lebih jauh lagi untuk mencoba mencari informasi yang diperlukan. (more…)

 

Usability June 28, 2008

Filed under: Tugas Akhir IMK — nettylaora @ 3:37 am

Usability

Hal yang terpenting untuk diperhatikan dari aspek usability pada suatu website adalah seberapa besar dan banyak intensitas yang dilakukan pengguna untuk berpikir saat melihat tampilan dari website. Apakah suatu tampilan berfungsi seperti sebagaimana mestinya dia terlihat? Pertanyaan ini yang harus dapat dijawab dalam memperhatikan aspek usability. (more…)

 

pembinaan pengurus June 20, 2008

Filed under: my diary — nettylaora @ 12:23 pm

semua yg terjadi dalam hidup kita itu emank gada yg terjadi secara kebetulan ‘n tanpa makna.
hari ini jadwal aq bwt les bahasa jerman ‘n juga tepat bgt ma diadakannya pembinaan pengurus.
pas aq nyampe di tempat les ternyata pj-nya bilang klo hari itu gada les,cz instrukturnya berhalangan,
ya udah dech. niatnya sie mo langsung balik ke koztan, tp di jalan menuju mo pulang, aq lewatin
ruang tempat diadakan pembinaan pengurus. suara bisikan si iblis ternyata bisa dikalahkan oleh
suara Roh Kudus, jadi akhirnya aq ikut juga pembinaan pengurus.
Tuhan pasti punya maksud ‘n tujuan bwt aq nyampe bisa ada di ruang ofac 16 n ikut pembinaan pengurus.
tema pembinaan hari itu ‘penggembalaan’.
pengertian yg amat sangat salah bgt yg ada dikepalaku sejak aq jd sekretaris komisi
yaitu,ngerasa terpaksa ‘n sering nyalahin k’sri udah hancur ‘n runtuh jadi kepengan2 emank sejak be2rapa waktu
yg lalu sejalan dengan aq jalanin semuanya. tapi dari pembinaan itu kepingan2 yg ada tadi udah
dibersihin dari hati ‘n pikiranq. yupz……..aq jadi sekretaris komisi bukan karena aq yg
melayakan diriku, ‘n bukan jg karena k’sri yg mlih aq. tapi semata2 karena Tuhan yg pilih aq,
Tuhan yg kasih aq kepercayaan bwt ada di posisi itu.
ya. menjadi seorang pengurus bisa digambarkan jg bahwa kita adalah seorang gembala.
tau kan kewajiban gembala apaan???ya seperti namanya itu, menggembalakan.(kis20:28)
kita sebagai pengurus dikasih kepercayaan bwt menggembalakan kawanan domba Allah.
dari pembinaan ini aq jg diingatkan, bagaimana sikap yg seharusnya dimiliki oleh seorang gembala.
sampai dengan hari aq ikut pembinaan pengurus ini,aq sadar klo selama ini aq sama sekali belum nunjukin sikap
yg baik sebagai seorang gembala.aq masih sering melayani dengan suku-suka bukan dengan sukacita.
aq sering datang pms ‘n pembinaan telat, aq masih sering bad mood ga jelas di dpn orng, aq msh suka
marah2 ga jelas, aq masih suka bercanda alias gunaiin mulutku bwt perkataan yg absolutly ga membangun,yah banyak lg dech.
skrng aq sadar, gmana pentingnya aq sebagai seorang pengurus memberikan teladan yang baik,pentingnya
menjaga mood agar senantiasa bersuka cita, berusaha untuk senantiasa tepat waktu,’n ngejaga mulut
dari perkataan yg kosong ‘n gak membangun.
bagaimanakah kita menggembalakan domba2 yg dipercayakan pada kita???

  • menegenal secara intim(yoh10:14,27)

tidak hanya sekedar tau nama ‘n wajah aja, kita juga perlu tau apa pergumulan yg sedang dihadapain para
jemaat, mengenai kelemahan tubuh yg sedang di derita, apakah ada yg sedang tersesat,n banyak lg
yg perlu kita ketahui untuk bisa menjadi benar intim dan dekat

  • mengasihi(yoh10:11)

mengasihi merupakan dasar dari penggembalaan, tanpa kasih bagaimana mungkin kita bisamempunyai
hati yg tulus dan penuh kesabaran untuk menjaga dan menuntun para domba

  • jangan dengan suatu paksaan tapi denga sukarela(maz78:72;yeh34:15)

tidak perlu dengan banyak omong tetapi dengan menunjukkan sikap yg baik ‘n
teladan kita bisa menjadi gembala yg baik
diluar dari itu semua, kita juga harus mendoakan para domba, klo qta mengasihi mereka, pasti kta
juga berdoa untuk mereka, dan dengan doa means hubungan kita dengan Tuhan juga harus terjaga donk…..
seorang pemimpin yang menjadi gembala seperti yg diinginkan Tuhan adalah pemimpin dengan hati seorang hamba
yang dengan rendah hati mau melayani para jemaatnya(mat20:25-28).

 

forgiveness………. June 20, 2008

Filed under: my diary — nettylaora @ 12:15 pm

Ada benarnya ternyata, suatu ungkapan yang menyatakan, kalau ngomong itu lebih gampang dari melakukannya. Teori bisa saja berbeda saat harus diimplementasikan, mungkin terkadang bisa sesuai dengan teori, tapi mungkin ada kemungkinan untuk meyimpang walaupun sedikit, tapi ada juga yang bisa sampai berbeda 180 0 antara implementasi dan teorinya. Hal itu bisa saja terjadi karena satu dan lain hal, sesuatu yang mungkin tidak pernah kita temukan saat hanya mempelajari teori.

Pengampunan, mungkin satu kata yang bagi kita anak-anak Tuhan, sudah sangat sering mendengarnya. Mungkin sudah lebih dari 20 x “teori” yang sudah pernah kita ketahui perihal pengampunan. Saat kita mendengar khotbah di gereja, pembinaan, seminar, sharing, ataupun dari berbagai sumber lainnya, sering kali kita bersemngat untuk mampu melakukannya. Kita merasa sudah kuat dan mampu ketika nantinya tiba saat kita harus mengampuni seseorang.

Tetapi ternyata, hanya dalam hitungan hari atau jam atau malah mungkin menit, kita bisa langsung tidak meerasakan lagi apa yang telah kita peroleh perihal pengampuna tersebut. Bisa saja setelah mempelajari suatu teori dan saat kita ingin mengimplementasikannya, terjadi suatu penyimpangan dalam prakteknya. Hal itu bisa saja terjadi, walau kita sudah berusaha untuk berhati-hati dalam melakukannya.

Begitu juga dengan perihal pengampunan, bisa saja saat kita baru pulang dari mendengar khotbah saat ibadah minggu di gereja perihal pengampunan, lalu saat kita langsung diperhadapkan dengan suatu masalah. Masalah yang membuat kita merasa kesal terhadap seseorang, kita langsung ‘lupa’ dengan firman Tuhan yang baru kita dengarkan. Sebenarnya mungkin kita tidak lupa, tapi terasa sulit untuk melepaskan pengampunan itu.

—————————————–

Baru aja dech kyanya aq dengar khotbah perihal pengampunan, mungkin belum ada 1 bulan, di gereja yang sama lagi. Tapi baru aja, aq pulang dari gereja, aq udah diperhadapkan dengan suatu kondisi dimana aq merasa kesal terhadap temanku. Kekesalan yang mungkin sebenarnya udah menumpuk untuk beberapa ‘kasus’ sebelumnya. Aq tmsk orng yg cepat bwt marah tp juga cepat untuk kembali baik lagi. Jadi dulu saat aq kesal ma dia, aq diam aja n berharap beberapa saat kemudian aq akan melupakannya. Memang setelah beberapa saat kemudian aq merasa baikan. Tapi emank karena tidak ada pemberesan yang dilakukan secara tuntas, maka masih ada kemungkinan untuk kesal kembali. Seperti rasa nyeri saat kita sakit gigi akibat adanya lubang pada gigi, mungkin setelah minum obat pereda rasa sakit, sakitnya akan hilang, tapi karena dia tidak dicabut atau tidak ditambal, maka ada kemungkinan suatu saat , rasa sakit itu akan semakin menyerang kita dengan sangat menyiksa karena lubangnya semakin membesar.

Begitu mungkin rasa kesal yang aq rasakan, karena belum diadakannya pemberesan ‘samaskali’, sehingga pada akhirnya….terjadi lha hal itu….hal yg sebenarnya aq jg gak akan menyangka itu bisa terjadi.

Dulu aq berpikir, mungkin aq tidak akan pernah menyakiti perasaan orang lain, tapi ternyata sekarang aq sudah berhasil melakukannya dengan ‘baik’ J

Benar2 diperlukan suatu perjuangan dan kerendahan hati yang sangat rendah memang untuk bisa benar-benar melepaskan pengampunan, dan juga untuk membuat aq benar-benar punya kelembutan dan kerendahan hati untuk mengakui kalau aq juga udah salah.

Manusiawi mugkin memang, mengingat nenek moyang kita adam-hawa yang saling menyalahkan saat tertangkap oleh Allah sudah memakan buah terlarang.

Tapi memang benar, segala sesuatu emank tidak ada yang terjadi secara kebetulan. Semua pasti mempunya maksud dan tujuan tertentu. Dan semua itu emank udah diatur oleh Tuha untuk terjadi.

Seperti suatu mata kuliah yang kita belum bisa lulus saat kita mengambilnya, maka kita masih harus akan mengulangnya kembali sampai lulus. Kita harus ikut kuliahnya, dan saat ujian tiba, kita juga harus mengikutinya, siap atau tidak. Seperti itu juga mungkin firman Tuhan perihal pengmpunan yang belakangan sering aq dengar. Karena mungkin aq belum bisa lulus, jadi Tuhan kembali ingatkan, dan ijinkan ujian terjadi lg pada hidupku.

 

Tap akhirnya sekarang aq dan dia sudah bisa berteman kembali seperti semula, tentunya dengan satu pemahaman baru perihal kegiatan kami masing – masing. Aq jadi lebih bisa memahami n nerima kondisi dia, yang tadinya aq serin g bisa terima sama keputusan yang sering dia buat…

Foo……..that’s it…aq lulus satu ujian di bagian pertemanan…thx God……